RS Santa Elisabeth Ganjuran

Artikel & Berita

Pemeriksaan Gigi, Mata, dan Gizi Bersama RS Santa Elisabeth bersama Pelajar Katolik Bantul di Gereja HKTY Ganjuran
berita
8 September 2025

Pemeriksaan Gigi, Mata, dan Gizi Bersama RS Santa Elisabeth bersama Pelajar Katolik Bantul di Gereja HKTY Ganjuran

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, tim kesehatan dari RS Santa Elisabeth turut berperan aktif dalam kegiatan Misa Jumat Pertama Pelajar Katolik se-Kabupaten Bantul. Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual yang memperkuat iman para pelajar, tetapi juga kesempatan berharga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini.Setelah perayaan misa, tim kesehatan RS Santa Elisabeth melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi, mata, dan gizi bagi para pelajar yang hadir. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini adanya masalah kesehatan yang dapat memengaruhi proses belajar dan tumbuh kembang anak.Pemeriksaan GigiPetugas kesehatan memeriksa kebersihan mulut, adanya gigi berlubang, serta memberikan edukasi sederhana tentang cara menyikat gigi yang benar. Hal ini penting karena kesehatan gigi yang baik mendukung konsentrasi belajar dan kenyamanan anak.Pemeriksaan MataPemeriksaan visus dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan penglihatan, seperti rabun jauh atau rabun dekat, yang seringkali belum disadari oleh siswa maupun orang tua. Deteksi dini membantu mencegah hambatan belajar akibat kesulitan melihat tulisan di papan tulis atau membaca buku.Pemeriksaan GiziMelalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan status gizi, tim kesehatan memberikan gambaran kondisi pertumbuhan anak. Edukasi tentang pola makan seimbang juga diberikan untuk mendukung kesehatan dan prestasi belajar pelajar.WhatsApp-Image-2025-08-02-at-13.13.21-1-1-1024x577.jpeg 129.19 KBKegiatan ini mendapat respon positif dari para pelajar, guru, serta orang tua yang hadir. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan menyeluruh, RS Santa Elisabeth berharap dapat mendorong generasi muda di Bantul untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter.Perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapat perhatian bukan hanya dari sisi pendidikan dan spiritualitas, tetapi juga dari sisi kesehatan jasmani.WhatsApp-Image-2025-08-02-at-13.13.21-576x1024.jpeg 128.25 KBPenulis PKRS

Edukasi dan Skrining Kesehatan Gigi dan Mulut di SMP Kanisius Bambanglipuro
berita

Pada hari Rabu, 23 Juli 2025, RS Santa Elisabeth bekerja sama dengan SMP Kanisius Bambanglipuro menyelenggarakan kegiatan edukasi dan skrining kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa yang dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.Acara dimulai dengan pengisian pretes tentang kesehatan gigi, dilanjutkan dengan ice breaking dan sesi edukasi kesehatan gigi, yang membahas pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia remaja. Materi yang disampaikan meliputi bahaya gigi berlubang (karies) akibat kurangnya perawatan, serta dampak karang gigi yang bisa menimbulkan bau mulut, peradangan gusi, hingga gangguan kesehatan lainnya. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk lebih rajin menyikat gigi dengan cara yang benar serta rutin memeriksakan gigi ke tenaga kesehatan.IMG20250723083910-1024x576.jpg 78.25 KBSetelah sesi Edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi dan mulut oleh dokter gigi RS Santa Elisabeth. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya masalah gigi seperti karies, radang gusi, maupun tumpukan karang gigi. Dari hasil pemeriksaan, siswa juga diberikan saran tindak lanjut mengenai perawatan gigi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.IMG20250723081318-1024x576.jpg 104.56 KBMelalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMP Kanisius Bambanglipuro semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh. RS Santa Elisabeth berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan preventif bagi anak-anak dan remaja, agar mereka dapat tumbuh sehat dan percaya diri.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

"Love Win's Over Bullying" Edukasi Bullying pada Remaja dalam Kegiatan Krisma Gereja HKTY Ganjuran
berita

20 Juli 2025 RS Santa Elisabeth melakukan kegiatan edukasi dengan tema ""Love Win's Over Bullying"" dalam kegiatan Krisma yang diselenggarakan oleh Gereja HKTY Ganjuran. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada remaja tentang bahaya bullying serta cara mencegah dan menghadapinya, baik di lingkungan sekolah, pertemanan, maupun media sosial.IMG20250720100543-1024x577.jpg 108.88 KBBullying merupakan tindakan yang dapat berupa fisik, verbal, maupun psikologis yang dilakukan secara berulang kepada seseorang hingga menimbulkan rasa takut, sakit hati, bahkan trauma. Masa remaja adalah masa penting dalam pembentukan karakter, sehingga pendampingan sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, peduli, dan bertanggung jawab.Dalam sesi edukasi ini, para remaja diajak berdiskusi interaktif mengenai contoh nyata bullying, dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta peran teman sebaya dalam mencegah terjadinya perundungan. Narasumber juga menekankan pentingnya sikap empati, komunikasi yang sehat, serta keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada orang tua, guru, maupun pendamping iman.IMG20250720100558-1024x577.jpg 112.54 KBMelalui kegiatan ini, diharapkan remaja penerima Krisma dapat semakin menyadari bahwa mereka dipanggil untuk menjadi pribadi yang berkarakter Kristiani, yang menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan, serta mampu menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.Dengan adanya edukasi tentang bullying, Gereja HKTY Ganjuran berharap para remaja dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, peduli, dan siap menjadi saksi iman yang membawa damai di tengah masyarakat.IMG20250720110037-1024x576.jpg 104.16 KB

Prenatal Yoga Bersama Ibu Hamil di RS Santa Elisabeth
berita

Bantul, 12 Juli 2025 – RS Santa Elisabeth kembali menyelenggarakan kegiatan Prenatal Yoga bagi ibu hamil. Acara ini dilaksanakan di Aula Karya Sosial Permata Hati RS Santa Elisabeth dan diikuti oleh enam orang ibu hamil dari berbagai usia kehamilan.Prenatal yoga merupakan salah satu bentuk senam yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran ibu selama masa kehamilan. Melalui gerakan pernapasan, peregangan, dan relaksasi, prenatal yoga membantu mengurangi ketegangan otot, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan kualitas tidur, serta mempersiapkan tubuh dan pikiran menjelang persalinan.IMG_2223-1024x683.jpg 85.49 KBDalam kegiatan ini, instruktur yoga mendampingi para peserta dengan gerakan sederhana yang aman bagi ibu hamil. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, ditambah dengan sesi tanya jawab seputar manfaat gerakan yoga dan tips menjaga kesehatan selama kehamilan.RS Santa Elisabeth berkomitmen mendukung kesehatan ibu dan janin melalui berbagai program pendampingan, salah satunya melalui kegiatan prenatal yoga rutin. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu para ibu hamil merasa lebih rileks, percaya diri, dan siap menjalani proses persalinan dengan baik.IMG_2211-1024x683.jpg 89.66 KBPenulis : PKRS RS Santa Elisabeth

Edukasi Polio dan Pemeriksaan Balita di Posyandu Sumbermulyo
berita

Bantul, 24 Juni 2025 – Posyandu Kalurahan Sumbermulyo bekerja sama dengan RS Santa Elisabeth dan Puskesmas Bambanglipuro mengadakan kegiatan rutin pelayanan kesehatan balita yang dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini meliputi edukasi polio, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pemeriksaan kesehatan balita.Dalam kesempatan ini, tenaga kesehatan dari RS Santa Elisabeth memberikan edukasi tentang pentingnya imunisasi polio. Polio adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak. Melalui edukasi ini, para orang tua diingatkan agar memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi polio lengkap sesuai jadwal, sehingga terlindungi dari risiko penularan.IMG20250624103017-1024x576.jpg 111.31 KBSelain edukasi, kegiatan juga diisi dengan pemantauan tumbuh kembang balita, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala. Data ini menjadi indikator penting dalam memantau status gizi serta perkembangan anak. Apabila ditemukan adanya keterlambatan tumbuh kembang, orang tua akan diberikan arahan dan rujukan untuk tindak lanjut.Tak hanya itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan balita, meliputi pengecekan kondisi umum, status gizi, dan kesehatan dasar lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan anak agar dapat segera ditangani.IMG20250624093335-576x1024.jpg 95.75 KBMelalui sinergi antara Posyandu Sumbermulyo dengan RS Santa Elisabeth dan Puskesmas Bambanglipuro, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi polio serta mendukung tumbuh kembang balita yang sehat dan optimal.Dengan keterlibatan aktif orang tua dan dukungan tenaga kesehatan, anak-anak di Kalurahan Sumbermulyo diharapkan tumbuh menjadi generasi sehat, kuat, dan bebas dari polio.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

Pemeriksaan Kesehatan Car Free Day & Sunday Morning di Lapangan Paseban Bantul
berita

RS Santa Elisabeth turut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day dan Sunday Morning yang diselenggarakan di Lapangan Paseban Bantul pada tanggal 15 Juni 2025. dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat berupa pemeriksaan lab sederhana dan pemeriksaan kadar lemak tubuh.Dalam kesempatan ini tim medis dari RS Santa Elisabeth membuka stan layanan pemeriksaan laboratorium sederhana antara lain : Cek Gula Darah, Cek Asam Urat, Cek Kolesterol, Cek Hemoglobin dan Pengukuran kadar lemak tubuhIMG-20250615-WA0002-1024x576.jpg 147.92 KBMasyarakat yang hadir dalam kegiatan Car Free Day sangat antusias memanfaatkan layanan ini, terutama karena pemeriksaan dilakukan secara cepat dan mudah diakses.Partisipasi RS Santa Elisabeth dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat serta mendukung gaya hidup sehat diruang publikPenulis : Promosi Kesehatan RS Santa Elisabeth

Edukasi Poli RS Santa Elisabeth: Cuci Tangan yang Baik dan Benar sebagai Upaya Cegah COVID-19
berita

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19, RS Santa Elisabeth kembali melaksanakan kegiatan edukasi di area poli rawat jalan pada Selasa, 10 Juni 2025. Tema edukasi kali ini adalah “Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar”, sebagai bagian dari upaya pencegahan infeksi yang paling sederhana namun sangat efektif.Kegiatan edukasi ini dilakukan oleh tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan metode edukasi langsung kepada pasien dan pengunjung yang sedang menunggu antrean pelayanan. Tim memberikan penjelasan mengenai enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta pentingnya mencuci tangan pada lima waktu penting, seperti sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah batuk atau bersin.Selain penjelasan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi praktik mencuci tangan yang benar. Para pasien dan pengunjung diajak mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang sesuai standar WHO dengan panduan dari petugas kesehatan.IMG20250610103634-576x1024.jpg 89.66 KBEdukasi ini merupakan bagian dari komitmen RS Santa Elisabeth untuk terus mengedukasi masyarakat dalam menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam menghadapi ancaman penyakit menular seperti COVID-19 yang saat ini terjadi peningkatan kasus.“Kami percaya bahwa edukasi dasar seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih waspada dan tanggap dalam menjaga kesehatan diri maupun orang lain. Dengan edukasi yang berkelanjutan, RS Santa Elisabeth berharap seluruh masyarakat, terutama pengunjung rumah sakit, dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran penyakit dengan mempraktikkan perilaku hidup bersih, mulai dari langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan benar.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

Edukasi Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Lemak Tubuh untuk Lansia di Gereja Santo Yusup Padokan Bantul
berita

Pada tanggal 30 Mei 2025, Sebagai wujud perhatian terhadap kesehatan lansia, RS Santa Elisabeth Ganjuran melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Lemak Tubuh” di Gereja Santo Yusup, Padokan, Kasihan, Bantul. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat, dengan kehadiran sebanyak 183 lansia yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para lansia mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang guna menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Dalam sesi edukasi, peserta diajak mengenal prinsip Isi Piringku, pentingnya konsumsi serat, protein, lemak baik, serta pentingnya menjaga hidrasi dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.IMG20250530112000-1024x576.jpg 89.54 KBSelain penyuluhan, dilakukan pula pemeriksaan lemak tubuh menggunakan alat analisis komposisi tubuh. Pemeriksaan ini membantu peserta memahami kondisi tubuh masing-masing, seperti persentase lemak tubuh, massa otot, dan status hidrasi. Hasil pemeriksaan kemudian dijelaskan oleh tim kesehatan agar peserta mendapatkan gambaran awal mengenai kondisi kesehatannya, sekaligus menjadi motivasi untuk menerapkan pola hidup yang lebih baik.IMG-20250530-WA0043-768x1024.jpg 188.52 KBTim kesehatan juga membuka sesi konsultasi singkat bagi peserta yang ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai kebiasaan makan, olahraga, dan langkah preventif lainnya sesuai kondisi tubuh.Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan dan aktif berperan dalam mencegah risiko penyakit di usia senja. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan semangat untuk tetap sehat dan mandiri.IMG20250530123756-578x1024.jpg 83.01 KB

SebelumnyaHalaman 3 dari 3