Artikel Berita

Edukasi Polio dan Pemeriksaan Balita di Posyandu Sumbermulyo
Bantul, 24 Juni 2025 – Posyandu Kalurahan Sumbermulyo bekerja sama dengan RS Santa Elisabeth dan Puskesmas Bambanglipuro mengadakan kegiatan rutin pelayanan kesehatan balita yang dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini meliputi edukasi polio, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pemeriksaan kesehatan balita.Dalam kesempatan ini, tenaga kesehatan dari RS Santa Elisabeth memberikan edukasi tentang pentingnya imunisasi polio. Polio adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak. Melalui edukasi ini, para orang tua diingatkan agar memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi polio lengkap sesuai jadwal, sehingga terlindungi dari risiko penularan.IMG20250624103017-1024x576.jpg 111.31 KBSelain edukasi, kegiatan juga diisi dengan pemantauan tumbuh kembang balita, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala. Data ini menjadi indikator penting dalam memantau status gizi serta perkembangan anak. Apabila ditemukan adanya keterlambatan tumbuh kembang, orang tua akan diberikan arahan dan rujukan untuk tindak lanjut.Tak hanya itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan balita, meliputi pengecekan kondisi umum, status gizi, dan kesehatan dasar lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan anak agar dapat segera ditangani.IMG20250624093335-576x1024.jpg 95.75 KBMelalui sinergi antara Posyandu Sumbermulyo dengan RS Santa Elisabeth dan Puskesmas Bambanglipuro, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi polio serta mendukung tumbuh kembang balita yang sehat dan optimal.Dengan keterlibatan aktif orang tua dan dukungan tenaga kesehatan, anak-anak di Kalurahan Sumbermulyo diharapkan tumbuh menjadi generasi sehat, kuat, dan bebas dari polio.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

RS Santa Elisabeth turut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day dan Sunday Morning yang diselenggarakan di Lapangan Paseban Bantul pada tanggal 15 Juni 2025. dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat berupa pemeriksaan lab sederhana dan pemeriksaan kadar lemak tubuh.Dalam kesempatan ini tim medis dari RS Santa Elisabeth membuka stan layanan pemeriksaan laboratorium sederhana antara lain : Cek Gula Darah, Cek Asam Urat, Cek Kolesterol, Cek Hemoglobin dan Pengukuran kadar lemak tubuhIMG-20250615-WA0002-1024x576.jpg 147.92 KBMasyarakat yang hadir dalam kegiatan Car Free Day sangat antusias memanfaatkan layanan ini, terutama karena pemeriksaan dilakukan secara cepat dan mudah diakses.Partisipasi RS Santa Elisabeth dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat serta mendukung gaya hidup sehat diruang publikPenulis : Promosi Kesehatan RS Santa Elisabeth

Edukasi Poli RS Santa Elisabeth: Cuci Tangan yang Baik dan Benar sebagai Upaya Cegah COVID-19
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19, RS Santa Elisabeth kembali melaksanakan kegiatan edukasi di area poli rawat jalan pada Selasa, 10 Juni 2025. Tema edukasi kali ini adalah “Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar”, sebagai bagian dari upaya pencegahan infeksi yang paling sederhana namun sangat efektif.Kegiatan edukasi ini dilakukan oleh tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan metode edukasi langsung kepada pasien dan pengunjung yang sedang menunggu antrean pelayanan. Tim memberikan penjelasan mengenai enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta pentingnya mencuci tangan pada lima waktu penting, seperti sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah batuk atau bersin.Selain penjelasan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi praktik mencuci tangan yang benar. Para pasien dan pengunjung diajak mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang sesuai standar WHO dengan panduan dari petugas kesehatan.IMG20250610103634-576x1024.jpg 89.66 KBEdukasi ini merupakan bagian dari komitmen RS Santa Elisabeth untuk terus mengedukasi masyarakat dalam menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam menghadapi ancaman penyakit menular seperti COVID-19 yang saat ini terjadi peningkatan kasus.“Kami percaya bahwa edukasi dasar seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih waspada dan tanggap dalam menjaga kesehatan diri maupun orang lain. Dengan edukasi yang berkelanjutan, RS Santa Elisabeth berharap seluruh masyarakat, terutama pengunjung rumah sakit, dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran penyakit dengan mempraktikkan perilaku hidup bersih, mulai dari langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan benar.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

Edukasi Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Lemak Tubuh untuk Lansia di Gereja Santo Yusup Padokan Bantul
Pada tanggal 30 Mei 2025, Sebagai wujud perhatian terhadap kesehatan lansia, RS Santa Elisabeth Ganjuran melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Lemak Tubuh” di Gereja Santo Yusup, Padokan, Kasihan, Bantul. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat, dengan kehadiran sebanyak 183 lansia yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para lansia mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang guna menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Dalam sesi edukasi, peserta diajak mengenal prinsip Isi Piringku, pentingnya konsumsi serat, protein, lemak baik, serta pentingnya menjaga hidrasi dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.IMG20250530112000-1024x576.jpg 89.54 KBSelain penyuluhan, dilakukan pula pemeriksaan lemak tubuh menggunakan alat analisis komposisi tubuh. Pemeriksaan ini membantu peserta memahami kondisi tubuh masing-masing, seperti persentase lemak tubuh, massa otot, dan status hidrasi. Hasil pemeriksaan kemudian dijelaskan oleh tim kesehatan agar peserta mendapatkan gambaran awal mengenai kondisi kesehatannya, sekaligus menjadi motivasi untuk menerapkan pola hidup yang lebih baik.IMG-20250530-WA0043-768x1024.jpg 188.52 KBTim kesehatan juga membuka sesi konsultasi singkat bagi peserta yang ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai kebiasaan makan, olahraga, dan langkah preventif lainnya sesuai kondisi tubuh.Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan dan aktif berperan dalam mencegah risiko penyakit di usia senja. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan semangat untuk tetap sehat dan mandiri.IMG20250530123756-578x1024.jpg 83.01 KB
