RS Santa Elisabeth Ganjuran

Artikel Berita

Perayaan Natal Direksi dan Karyawan RS Santa Elisabeth Penuh Sukacita dan Kebersamaan
berita
10 Januari 2026

Perayaan Natal Direksi dan Karyawan RS Santa Elisabeth Penuh Sukacita dan Kebersamaan

RS Santa Elisabeth menyelenggarakan Perayaan Natal untuk Direksi dan Karyawan pada 6 Januari 2025 yang bertempat di Aula Karya Sosial RS Santa Elisabeth. Perayaan Natal ini berlangsung dengan penuh khidmat, sukacita, dan semangat kebersamaan seluruh keluarga besar rumah sakit. Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi Natal yang dipimpin oleh Rm. Sugihartanto, Pr. Dalam homilinya, Romo mengajak seluruh direksi dan karyawan untuk menghayati makna Natal sebagai momentum memperbarui iman, harapan, serta semangat pelayanan, khususnya dalam melayani pasien dengan kasih, ketulusan, dan profesionalisme.DRP04643-1024x683.jpg 94.27 KBUsai misa, acara dilanjutkan dengan sambutan dari dr.Tandean Arif Wibowo., M.P.H Direktur RS Santa Elisabeth. Dalam sambutannya, pimpinan rumah sakit menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh karyawan atas dedikasi, kerja keras, dan pelayanan yang telah diberikan sepanjang tahun. Diharapkan semangat Natal dapat menjadi sumber kekuatan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berlandaskan nilai kasih dan kepedulian. Perayaan Natal semakin semarak dengan berbagai penampilan dari karyawan RS Santa Elisabeth, mulai dari paduan suara, musik, hingga penampilan kreatif lainnya. Setiap penampilan mencerminkan kebersamaan, talenta, serta sukacita Natal yang dirayakan bersama sebagai satu keluarga besar.DRP04703-1024x683.jpg 93.96 KBMelalui Perayaan Natal ini, RS Santa Elisabeth berharap terjalin semakin erat persaudaraan antar karyawan serta tumbuh semangat baru untuk melayani dengan hati. Perayaan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun, serta harapan akan tahun yang baru yang penuh berkat.DRP04654-1024x683.jpg 161.49 KBPenulis : PKRS

Bakti Sosial Pemeriksaan dan Pengobatan di Gereja Maria Rosari Pijenan
berita

Dalam semangat pelayanan kasih dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, RS Santa Elisabeth Ganjuran kembali menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan dan Pengobatan bekerja sama dengan Gereja Maria Rosari Pijenan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan secara cepat, mudah, dan berkualitas.IMG_2868-683x1024.jpg 71.17 KBPelaksanaan KegiatanBakti sosial dilaksanakan di lingkungan Gereja Maria Rosari Pijenan dengan melibatkan tim kesehatan dari RS Santa Elisabeth yang terdiri dari dokter, perawat, PKRS, Ahli Gizi, tenaga farmasi, dan administrasi. Para umat serta warga sekitar mengikuti kegiatan ini dengan antusias sejak pagi hari.Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi:Pemeriksaan kesehatan umumPengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol dan HemoglobinKonsultasi dokterPengobatan gratisPemberian edukasi kesehatan dengan topik OateoarthritisKegiatan berlangsung dengan tertib dan hangat. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai keluhan yang mereka alami, sekaligus memperoleh obat sesuai kebutuhan medis masing-masing.IMG_2972-1024x683.jpg 119.14 KBTujuan dan ManfaatMelalui kegiatan ini, RS Santa Elisabeth dan Gereja Maria Rosari Pijenan berharap dapat:Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.Memudahkan warga dalam mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar.Mendeteksi dini potensi penyakit sehingga dapat ditangani lebih cepat.Mempererat hubungan antara rumah sakit, gereja, dan masyarakat sekitar.Pelayanan kesehatan yang dilakukan secara langsung di tengah komunitas menjadi langkah penting dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.IMG_2775-1024x683.jpg 124.33 KBPenutupRS Santa Elisabeth Ganjuran berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelayanan luar rumah sakit yang bermanfaat bagi masyarakat. Kerja sama dengan Gereja Maria Rosari Pijenan menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas lembaga mampu membawa dampak positif yang besar, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan serta merasa dekat dengan layanan kesehatan yang diberikan oleh RS Santa Elisabeth. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pmasyarakat sekitar.Penulis : PKRS

RS Santa Elisabeth Berpartisipasi dalam Jogja International Heritage Walk 2025
berita

IMG_3489-1024x683.jpg 185.2 KBRumah Sakit Santa Elisabeth Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kesehatan dan pariwisata melalui partisipasi pada Jogja International Heritage Walk (JIHW) ke-14, yang diselenggarakan pada 15–16 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di area persawahan dengan latar Gunung Merapi dan hamparan pohon kelapa ini menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat menikmati keindahan alam sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat melalui aktivitas berjalan kaki.Sebagai rumah sakit yang turut berkontribusi dalam mendukung kesehatan peserta, tim medis RS Santa Elisabeth hadir memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan ringan, serta pertolongan pertama apabila diperlukan. Peserta yang datang dari berbagai daerah, bahkan beberapa dari luar negeri, tampak antusias ketika mengunjungi booth layanan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka siap mengikuti rute jalan kaki yang telah disiapkan panitia.Tim medis RS Santa Elisabeth yang bertugas tampak kompak mengenakan seragam merah dan memberikan pelayanan ramah kepada setiap peserta. Selain memberikan layanan kesehatan, RS Santa Elisabeth juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan edukasi kesehatan mengenai pentingnya olahraga teratur, hidrasi yang cukup, dan pengawasan kondisi fisik sebelum melakukan aktivitas olahraga jarak jauh.Dengan adanya kegiatan ini, RS Santa Elisabeth berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik rutin serta semakin mengenal budaya dan keindahan alam Yogyakarta sebagai warisan dunia.Bayu

PENUTUPAN BULAN ROSARIO DI GEREJA SALIB SUCI GUNUNG SEMPU
berita

KELUARGA BESAR RS SANTA ELISABETH – GEREJA GUNUNG SEMPUSuasana sore di Gunung Sempu pada hari Jumat 31 Oktober 2025 terasa sejuk ketika rombongan keluarga besar RS Santa Elisabeth tiba untuk melaksanakan kegiatan Penutupan Bulan Rosario. Di bawah langit yang mendung namun teduh, para peserta datang dengan penuh sukacita, mengenakan seragam rumah sakit dan pakaian kasual, saling menyapa hangat satu sama lain.Sukacita dalam Kebersamaan di halaman gereja yang rindang, seluruh peserta berkumpul untuk berfoto bersama. Senyum lebar, tawa kecil, dan semangat ziarah yang terpancar jelas mencerminkan kuatnya kebersamaan keluarga besar RS Santa Elisabeth. Di belakang mereka berdiri bangunan Patung Bunda Maria Gunung Sempu, dengan patung Bunda Maria yang meneduhkan-tempat penuh kedamaian yang menjadi saksi syukur bersama di penghujung bulan Rosario.Dalam Kekhusyukan dan Kesederhanaan saat berdoa penutupan bulan rosario. Setelah doa pengantar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan mendaraskan Rosario. Manik-manik rosario yang putih bersih dibalut dalam genggaman penuh iman, menjadi simbol ketulusan hati untuk mempersembahkan setiap peristiwa doa kepada Bunda Maria. Di tengah suasana sunyi, hanya terdengar alunan doa yang teratur dan khusyuk, menyatu dengan kesejukan alam Gunung Sempu.Renungan dan KebersamaanKegiatan berlanjut di area teduh yang telah disiapkan. Para peserta duduk berderet rapi di bangku-bangku sederhana, sementara pembawa acara dan pendamping rohani memberikan pengantar serta renungan singkat. Meski berada di ruang terbuka dengan atap sederhana, suasananya justru terasa hangat dan akrab.Beberapa peserta tampak antusias, tersenyum, dan saling bercanda kecil—menandakan bahwa kegiatan rohani ini bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan.IMG_0592-1024x768.jpg 250.16 KBRasa Syukur dan Harapan BaruMenjelang malam, doa penutup dibawakan bersama. Keluarga besar RS Santa Elisabeth menyatukan hati memohon perlindungan dan pendampingan Bunda Maria dalam karya pelayanan mereka sehari-hari di rumah sakit.Perjalanan rohani ke Gunung Sempu ini menjadi momen yang memperkuat iman, mempererat relasi, dan memperbarui semangat setiap peserta. Dengan hati penuh syukur, mereka kembali membawa pulang damai, harapan, dan sukacita untuk terus menghadirkan pelayanan yang penuh kasih sesuai semangat Santa Elisabeth.Rafael Bayu

KUNJUNGAN GENERASI Ke 4 KELUARGA SCHMUTZER di RS SANTA ELISABETH
berita

Pada hari Minggu 19 Oktober 2025, Rumah Sakit Santa Elisabeth Ganjuran menerima kunjungan istimewa dari Bapak Alexander, generasi ke 4/cicit dari Keluarga Schmutzer, seorang tokoh penting dalam sejarah pelayanan dan karya sosial di wilayah Ganjuran. Kunjungan ini menjadi momen penuh makna dan kehangatan, mengingat hubungan historis antara keluarga Schmutzer dengan karya pelayanan Gereja Katolik di daerah ini.Setibanya di Rumah Sakit Santa Elisabeth Ganjuran, Bapak Alexander disambut dengan penuh keramahan oleh para suster dan tenaga kesehatan. Ia berkesempatan mengunjungi ruang perawatan dan nurse station, serta berbincang hangat dengan para perawat dan suster yang dengan bangga menceritakan perkembangan pelayanan kesehatan di rumah sakit ini yang memiliki 250-300 lebih pasien/hari, (sebagai informasi sebelumnya di tahun 1927 adalah sebuah klinik yang di bangun di area garasi tempat tinggal Schmutzer dengan jumlah pasien yang berkunjung 30-40 pasien sehari.) Kunjungan tersebut menggambarkan semangat kasih dan dedikasi yang tetap hidup dalam setiap pelayanan kepada pasien, sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu.Kunjungan-CICIT-Semutzer-1-1024x768.jpg 141.6 KBSetelah itu, Bapak Alexander melanjutkan kunjungannya ke Biara Suster Carolus Borromeus Ganjuran. Di sana, ia disambut dengan senyum ramah para suster yang tengah berkegiatan. Dalam suasana kekeluargaan, mereka berbagi cerita tentang sejarah biara, pelayanan kasih terhadap sesama, serta tantangan yang dihadapi dalam karya kesehatan dan sosial di masa kini. Momen kebersamaan tersebut terasa begitu hangat dan penuh sukacita.Kunjungan ini bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan juga menjadi tali penghubung antara masa lalu dan masa kini, mengingatkan bahwa semangat pelayanan tanpa pamrih dan cinta kasih terhadap sesama tetap menjadi dasar utama karya Rumah Sakit Santa Elisabeth dan Biara Suster Carolus Borromeus Ganjuran hingga hari ini.Dengan penuh rasa haru dan syukur, para suster serta seluruh staf mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Alexander yang membawa semangat baru dalam meneruskan warisan pelayanan kasih yang telah ditanamkan oleh Keluarga Schmutzer dan para pendahulunya.Penulis Rafael Bayu

Pemeriksaan Gigi, Mata, dan Gizi Bersama RS Santa Elisabeth bersama Pelajar Katolik Bantul di Gereja HKTY Ganjuran
berita

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, tim kesehatan dari RS Santa Elisabeth turut berperan aktif dalam kegiatan Misa Jumat Pertama Pelajar Katolik se-Kabupaten Bantul. Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual yang memperkuat iman para pelajar, tetapi juga kesempatan berharga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini.Setelah perayaan misa, tim kesehatan RS Santa Elisabeth melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi, mata, dan gizi bagi para pelajar yang hadir. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini adanya masalah kesehatan yang dapat memengaruhi proses belajar dan tumbuh kembang anak.Pemeriksaan GigiPetugas kesehatan memeriksa kebersihan mulut, adanya gigi berlubang, serta memberikan edukasi sederhana tentang cara menyikat gigi yang benar. Hal ini penting karena kesehatan gigi yang baik mendukung konsentrasi belajar dan kenyamanan anak.Pemeriksaan MataPemeriksaan visus dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan penglihatan, seperti rabun jauh atau rabun dekat, yang seringkali belum disadari oleh siswa maupun orang tua. Deteksi dini membantu mencegah hambatan belajar akibat kesulitan melihat tulisan di papan tulis atau membaca buku.Pemeriksaan GiziMelalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan status gizi, tim kesehatan memberikan gambaran kondisi pertumbuhan anak. Edukasi tentang pola makan seimbang juga diberikan untuk mendukung kesehatan dan prestasi belajar pelajar.WhatsApp-Image-2025-08-02-at-13.13.21-1-1-1024x577.jpeg 129.19 KBKegiatan ini mendapat respon positif dari para pelajar, guru, serta orang tua yang hadir. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan menyeluruh, RS Santa Elisabeth berharap dapat mendorong generasi muda di Bantul untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter.Perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapat perhatian bukan hanya dari sisi pendidikan dan spiritualitas, tetapi juga dari sisi kesehatan jasmani.WhatsApp-Image-2025-08-02-at-13.13.21-576x1024.jpeg 128.25 KBPenulis PKRS

Edukasi dan Skrining Kesehatan Gigi dan Mulut di SMP Kanisius Bambanglipuro
berita

Pada hari Rabu, 23 Juli 2025, RS Santa Elisabeth bekerja sama dengan SMP Kanisius Bambanglipuro menyelenggarakan kegiatan edukasi dan skrining kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa yang dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.Acara dimulai dengan pengisian pretes tentang kesehatan gigi, dilanjutkan dengan ice breaking dan sesi edukasi kesehatan gigi, yang membahas pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia remaja. Materi yang disampaikan meliputi bahaya gigi berlubang (karies) akibat kurangnya perawatan, serta dampak karang gigi yang bisa menimbulkan bau mulut, peradangan gusi, hingga gangguan kesehatan lainnya. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk lebih rajin menyikat gigi dengan cara yang benar serta rutin memeriksakan gigi ke tenaga kesehatan.IMG20250723083910-1024x576.jpg 78.25 KBSetelah sesi Edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi dan mulut oleh dokter gigi RS Santa Elisabeth. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya masalah gigi seperti karies, radang gusi, maupun tumpukan karang gigi. Dari hasil pemeriksaan, siswa juga diberikan saran tindak lanjut mengenai perawatan gigi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.IMG20250723081318-1024x576.jpg 104.56 KBMelalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMP Kanisius Bambanglipuro semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh. RS Santa Elisabeth berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan preventif bagi anak-anak dan remaja, agar mereka dapat tumbuh sehat dan percaya diri.Penulis : PKRS RS Santa Elisabeth

"Love Win's Over Bullying" Edukasi Bullying pada Remaja dalam Kegiatan Krisma Gereja HKTY Ganjuran
berita

20 Juli 2025 RS Santa Elisabeth melakukan kegiatan edukasi dengan tema ""Love Win's Over Bullying"" dalam kegiatan Krisma yang diselenggarakan oleh Gereja HKTY Ganjuran. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada remaja tentang bahaya bullying serta cara mencegah dan menghadapinya, baik di lingkungan sekolah, pertemanan, maupun media sosial.IMG20250720100543-1024x577.jpg 108.88 KBBullying merupakan tindakan yang dapat berupa fisik, verbal, maupun psikologis yang dilakukan secara berulang kepada seseorang hingga menimbulkan rasa takut, sakit hati, bahkan trauma. Masa remaja adalah masa penting dalam pembentukan karakter, sehingga pendampingan sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, peduli, dan bertanggung jawab.Dalam sesi edukasi ini, para remaja diajak berdiskusi interaktif mengenai contoh nyata bullying, dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta peran teman sebaya dalam mencegah terjadinya perundungan. Narasumber juga menekankan pentingnya sikap empati, komunikasi yang sehat, serta keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada orang tua, guru, maupun pendamping iman.IMG20250720100558-1024x577.jpg 112.54 KBMelalui kegiatan ini, diharapkan remaja penerima Krisma dapat semakin menyadari bahwa mereka dipanggil untuk menjadi pribadi yang berkarakter Kristiani, yang menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan, serta mampu menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.Dengan adanya edukasi tentang bullying, Gereja HKTY Ganjuran berharap para remaja dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, peduli, dan siap menjadi saksi iman yang membawa damai di tengah masyarakat.IMG20250720110037-1024x576.jpg 104.16 KB

Prenatal Yoga Bersama Ibu Hamil di RS Santa Elisabeth
berita

Bantul, 12 Juli 2025 – RS Santa Elisabeth kembali menyelenggarakan kegiatan Prenatal Yoga bagi ibu hamil. Acara ini dilaksanakan di Aula Karya Sosial Permata Hati RS Santa Elisabeth dan diikuti oleh enam orang ibu hamil dari berbagai usia kehamilan.Prenatal yoga merupakan salah satu bentuk senam yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran ibu selama masa kehamilan. Melalui gerakan pernapasan, peregangan, dan relaksasi, prenatal yoga membantu mengurangi ketegangan otot, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan kualitas tidur, serta mempersiapkan tubuh dan pikiran menjelang persalinan.IMG_2223-1024x683.jpg 85.49 KBDalam kegiatan ini, instruktur yoga mendampingi para peserta dengan gerakan sederhana yang aman bagi ibu hamil. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, ditambah dengan sesi tanya jawab seputar manfaat gerakan yoga dan tips menjaga kesehatan selama kehamilan.RS Santa Elisabeth berkomitmen mendukung kesehatan ibu dan janin melalui berbagai program pendampingan, salah satunya melalui kegiatan prenatal yoga rutin. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu para ibu hamil merasa lebih rileks, percaya diri, dan siap menjalani proses persalinan dengan baik.IMG_2211-1024x683.jpg 89.66 KBPenulis : PKRS RS Santa Elisabeth

SebelumnyaHalaman 2 dari 3Selanjutnya